APH Diminta Tutup Judi Berkedok Gelper The Reds Zone Game di Nagoya Newton

Batam – Aparat Penegak Hukum (APH) diminta segera tutup Reds Zone Game, judi yang berkedok Gelper baru buka di kawasan perumahan Bukit Mas Nagoya Batam.

Lokasi Reds Zone Game langsung berhadapan dengan Pujasera Nagoya Food Court.

Menurut dari salah satu sumber berinisial Guh setempat mengatakan bahwa Reds Zone Game sudah operasi sejak awal Maret 2022.

“Memang Reds Zone Game sudah buka sejak sekitar awal Maret lalu,” ujar Guh, Minggu malam (27/03/2022).

Diduga keras lokasi Reds Zone tersebut tidak dan belum memiliki izin dari PTSP Pemko Batam, Dinas Pariwisata dan izin keramaian dari Aparat Kepolisian juga menurut sumber masih belum ada.

Dikatakan sumber itu, apalagi dari Gugus Tugas Covid-19 Batam juga masih belum ada juga.

Sehingga Gelper Reds Zone masih belum diperbolehkan untuk membuka usaha yang sifatnya pengumpulan massa dalam jumlah besar.

“Karena kan semua tahu kalau usaha Gelper mengandalkan berkumpulnya orang-orang atau para pemain,” ungkap sumber itu.

Kegiatan Gelper baru ini diharapkan dapat ditindak aparat Kepolisian.Ditutup atau dihentikan semua kegiatan yang ada didalamnya.

Pemilik Gelper ini ketiak diinvestigasi oleh media ini disekitar lokasi masih belum mendapatkan konfirmasi secara jelas.

Namun ada yang mengatakan bahwa tempat Gelper ini milik “pemain” atau pengusaha baru yang berkecimpung di usaha yang mendatangkan uang besar dalam waktu cepat dari pemainnya ini.

Pantauan Media ini mengindikasikan di dalam gedung berukuran luas itu berisi mesin permainan jekpot.

Juga ada tembak menembak burung dan ikan.Juga amusement lalu ada mesin buah yang spin berulang-ulang.

Selain itu ada juga mesin penyedot duit pemain lainnya yakni Bubble dan Doraeman.Mainan lainnya MM atau Micky Mouse besar dan kecil.

Semua jenis mesin ini belum memiliki standar sebagai permainan yang “fairplay”.Karena belum jelas sertifikasinya mesin tersebut, apakah layak digelar kepada khalayak luas atau players.

Semua permainan didalam Reds Zone Game ini terindikasi judi. Untuk dewasa.Dan diganjar dengan hadiah kalau “hosse”. Namun jarang sekali Players hosse atau menang. Polisi diharapkan masyarakat untuk menutup penyakit masyarakat ini.(Tim)

Related posts

Berkas Nia Ramadhani dan Ardi Lengkap, PN Jakpus Siapkan Jadwal Sidang

Ahmad

Mabes Polri Akan Pantau Pengamanan Reuni 212, Imbau Peserta Taat Prokes

Ahmad

Manfaatkan Teknologi Drone ‘Pesta Cahaya’ di Pembukaan Peparnas Papua

Ahmad

Leave a Comment